Makna Kostum Tari Muang Sangkal Sumenep Madura, Kenapa Mentruasi Jadi Larangan Menari?

- Minggu, 27 November 2022 | 20:57 WIB
Makna Kostum Tari Muang Sangkal Sumenep Madura, Kenapa Mentruasi Jadi Larangan Menari? (Foto: Instagram@yurieosumenep)
Makna Kostum Tari Muang Sangkal Sumenep Madura, Kenapa Mentruasi Jadi Larangan Menari? (Foto: Instagram@yurieosumenep)

 

BUDAYA , SINERGI MADURA - Simak informasi artikel berikut tentang makna Kostum Tari Muang Sangkal di Kabupaten Sumenep Madura.

Sebagai salah satu tari tradisional, Tari Muang Sangkal memiliki makna tersendiri dari kostum yang digunakan oleh penari.

Di antaranya Warna kostum mempunyai makna tersendiri yakni kapodhang nyocco’ sare yang artinya adalah rato ketika bunga atau bahagia.

Baca Juga: Kapan Tari Muang Sangkal di Sumenep Madura Mendapatkan Penghargaan dan Mendapatkan Pengakuan Mancanegara ?

Sedangkan untuk paduan warna kostum merah dan hijau atau kuning dan hijau mengandung folosofi kapodang nyocco’ daun yang artinya rato ketika bendhu (marah)

Pada bagian bawah kostum menggunakan kain panjang di bagian dalam dan di bagian luar menggunakan beberapa kain tambahan berwarna merah dan kuning sebagai pemanis.

Perlu diketahui bahwa para penari muang sangkal tidak diperbolehkan jika dalam keadaan sedang datang bulan.

Baca Juga: 4 karakteristik Orang Madura, Nomer Satu Menikah di Waktu Muda, Benarkah?

Sampai saat ini, Tari Muang Sangkal selalu menjadi kebiasaan di kalangan masyarakat Sumenep dalam berbagai momentum sakral dan kebiasaan masyarakat lainnya seperti pesta pernikahan, menyambut tamu kehormatan dan lain sebagainya.

Halaman:

Editor: Abd Wakid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musik Hadrah di Madura Ditabuh Kapan?

Senin, 28 November 2022 | 21:46 WIB
X