Rekrutmen Panwascam Diduga Ada Kejanggalan, KIPP Nilai Bawaslu Sampang Tidak Transparan dan Berpotensi Langgar

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 14:24 WIB
IKUTI TES: Peserta saat mengikuti tes CAT panwaslu kecamatan (Dok. Sinergi Madura)
IKUTI TES: Peserta saat mengikuti tes CAT panwaslu kecamatan (Dok. Sinergi Madura)

SAMPANG, SINERGI MADURA - Perekrutan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diduga tidak transparan dan berpotensi melanggar Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu.

Hal tersebut disampaikan ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Sampang, Moh Karimullah menilai bahwa Bawaslu Sampang berpotensi melanggar Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu.

Menurutnya, dari pengumuman yang dinyatakan lulus CAT tidak ada keterangan berdasar apa. Harusnya, Bawaslu mencantumkan nilai hasil CAT peserta sebagai acuan yang dinyatakan lulus dan tidak.

Baca Juga: 5 Program Unggulan PT Kangean Energy Indonesia untuk Tingkatkan Perekonomian Sumenep

"Kami anggap komisioner Bawaslu Sampang cenderung mencederai integritasnya sabagai penyelenggara Pemilu karena pada proses CAT sampai pada pengumuman itu berpotensi tidak memenuhi asas pemilu," kata Karim. Kamis 20 Oktober 2022.

Kemudian Karim mempertanyakan sistem yang diterapkan saat CAT, apakah menggunakan sitem perangkingan atau sistem gugur. Jika menggunakan sistem perangkingan berapa standar nilai yang digunakan, dan harus mengumumkan nilai dari para peserta.

"Jika menggunakan sistem gugur, harusnya sudah bisa diketahui langsung setelah CAT siapa saja peserta yang lolos. Harusnya, Bawaslu Sampang menjelaskan sistem CAT ini dari awal biar tidak muncul kesan rekrutmen panwascam tak profesional," terangnya.

Baca Juga: TIPS GAMPANG Download Video CapCut Tanpa Watermark dengan Cepat Hanya di Savefrom.net

Kata Karim, dengan tidak ditampilkannya nilai hasil CAT dari para peserta calon Panwaslu Kecamatan itu mengundang banyak polemik. Lebih-lebih dengan adanya penundaan pengumuman.

Halaman:

Editor: Abd Wakid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X