• Senin, 5 Desember 2022

Masyarakat di Sampang Masih Trauma dengan Wabah PMK, Sejumlah Pasar Sapi Beroperasi Tidak Maksimal

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 12:22 WIB
TAK MAKSIMAL: Tampak terlihat hanya belasan ekor sapi yang berada di Pasar Kedungdung Sampang (Dok. Sinergi Madura)
TAK MAKSIMAL: Tampak terlihat hanya belasan ekor sapi yang berada di Pasar Kedungdung Sampang (Dok. Sinergi Madura)

SAMPANG, SINERGI MADURA - Sejumlah masyarakat di Sampang, Madura, Jawa Timur, masih trauma pasca Penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang hewan ternak peliharaannya.

Akibatnya, beberapa pasar sapi yang sudah beroperasi di sejumlah wilayah yang berjuluk Kota Bahari tersebut tidak maksimal.

Padahal, wabah PMK sendiri di wilayah sampang sudah mereda, bahkan bisa dikatakan hampir tidak ada.

Baca Juga: Harga Telur Ayam Naik, Masyarakat di Sampang Menjerit.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sampang, Suhartini Kaptiati, melalui Kabid Pengelolaan Pasar, Moh. Rosul mengatakan bahwa beberapa pasar yang sudah beroperasi pasca wabah PMK berjalan tidak maksimal.

"Sejumlah pasar hewan yang ada dibeberapa wilayah di Sampang sudah mulai beroperasi. Namun tidak maksimal, hanya beberapa persen saja," ungkapnya, Selasa 30 Agustus 2022.

Kemudian, Rosul menjelaskan kalau di Kabupaten Sampang terdapat tujuh pasar sapi yang sudah beroperasi, diantaranya, Pasar Aengsareh, Bringkoning, Sentol, Jelgung, Omben, Batulenger, dan Pasar hewan ketapang.

Baca Juga: Cara Nonton Online dan Download Streaming KKN di Desa Penari (2022) Rebahin, Full Movie sub Indo Gratis

"Dari tujuh pasar ini hanya pasar Ketapang dan Pasar Aeng Sareh yang berjalan 40 persen. Sedangkan sisanya hanya 20 persen saja," bebernya.

Halaman:

Editor: Abd Wakid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hewan Ternak di Sampang Wajib Pasang Anting Eartag

Selasa, 11 Oktober 2022 | 19:02 WIB
X