• Senin, 5 Desember 2022

Kenaikan Harga Telur Ayam Disinyalir Mahalnya Pakan Ternak dan Tingginya Permintaan

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 12:19 WIB
MEMAPARKAN: Kepala Bidang Perdagangan, Sapta Nuris Ramlan saat dikomfirmasi di ruangannya (Zainullah - Sinergi Sampang)
MEMAPARKAN: Kepala Bidang Perdagangan, Sapta Nuris Ramlan saat dikomfirmasi di ruangannya (Zainullah - Sinergi Sampang)

SAMPANG, SINERGI MADURA - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menyampaikan kenaikan harga telur disebabkan karena harga pakan ternak yang mahal dan permintaan yang tinggi.

Diketahui, harga telur ayam saat ini mencapai 30.000 hingga 31.000 per kilogram.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sampang, Suhartini Kaptiati, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Sapta Nuris Ramlan menyampaikan bahwa kenaikan harga telur ayam saat ini memang fluktuatif.

Baca Juga: Kata Kata Kemarahan Ferdy Sambo Saat Dor Kepala Brigadir J: Kamu Kurang Ajar Sekali

"Kalau maslah kenaikan harga telur itu sudah nasional, pertama penyebabnya adalah kenaikan harga pakan ternak. Karena harga pakan ternak sekarang ini sangat mahal dan permintaan juga sangat banyak," ungkapnya, Selasa, 30 Agustus 2022.

Namun demikian, Sapta menyampaikan untuk saat ini pihaknya masih belum menemukan solusi untuk menjawab keresahan masyarakat mengenai tingginya harga telur.

"Untuk solusi kami masih belum ada, karena tugas kami hanya memantau perkembangan harga saja dan ketersediaan stok," ucapnya.

Baca Juga: Cara Nonton Online dan Download Streaming KKN di Desa Penari (2022) Rebahin, Full Movie sub Indo Gratis

Dia juga menyampaikan bahwa untuk saat ini hanya harga telur yang mengalami kenaikan. Hal itu berdasarkan penyampaian ketua asosiasi peternak ayam petelur kalau harga pakan ternak sangat mahal dan permintaan tinggi.

Halaman:

Editor: Abd Wakid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hewan Ternak di Sampang Wajib Pasang Anting Eartag

Selasa, 11 Oktober 2022 | 19:02 WIB
X