Viral! Kristenisasi Nenek Lansia di Patemon, PCNU Pamekasan Angkat Bicara

- Kamis, 30 Maret 2023 | 22:12 WIB
Pengurus PC NU Pamekasan saat menjenguk nenek lansia Atma, korban kristenisasi  (Istimewa)
Pengurus PC NU Pamekasan saat menjenguk nenek lansia Atma, korban kristenisasi (Istimewa)

SINERGI MADURA - Baru-baru ini viral di media seorang nenek lansia di Pamekasan menjadi objek pemurtadan (Kristenisasi) oleh seorang pendeta.

Diketahui, nenek tersebut adalah bernama Atma, warga kelurahan Patemon, Kabupaten Pamekasan.

Dalam video viral itu, terlihat nenek Atma diduga dilakukan upaya pemurtadan oleh pendeta Luluk Lismardiana.

Baca Juga: Kacau! Indonesia Gagal Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Gegara Tolak Timnas Israel: Apakah Benar?...

Menanggapi hal itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menilai video tersebut dapat mengancam kerukunan umat beragama di kota gerbang salam.

Karenanya, lantas PCNU Pamekasan mengeluarkan surat himbauan yang berisi 8 poin sebagai berikut:

1. Tindakan yang dilakukan oleh Pendeta Diana agar dihentikan karena
bertentangan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan
Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1979, tentang Tata Cara Pelaksanaan
Penyiaran Agama dan Bantuan Luar Negeri Kepada Lembaga Keagamaan di
Indonesia, Bab III pasal 4 yang berisi tentang pelaksanaan penyiaran agama
tidak dibenarkan untuk ditujukan terhadap orang atau kelompok orang yang
telah memeluk/menganut agama lain dengan cara :

Baca Juga: Ramai Perbincangan Soal Transaksi Janggal yang Diungkap PPATK dan Mahfud MD, Sebenarnya Apa itu PPATK?

a. Menggunakan bujukan dengan atau tanpa pemberian barang, uang,
pakaian, makanan dan atau minuman, pengobatan, obat-obatan dan atau
bentuk-bentuk pemberian apapun lainnya agar orang atau kelompok yang
telah memeluk/menganut agama yang lain berpindah dan
memeluk/menganut agama yang disiarkan tersebut.
b. Menyebarkan pamflet, majalah, bulletin, buku-buku dan bentuk-bentuk
barang penerbitan cetakan lainnya kepada orang atau kelompok orang
yang telah memeluk/menganut agama yang lain

c. Melakukan kunjungan dan rumah ke rumah umat yang telah
memeluk/menganut agama yang lain.

2. Pemerintah Kabupaten Pamekasan agar mengawasi kegiatan masyarakat yang
berpotensi akan terjadinya pelanggaran terhadap Surat Keputusan Bersama
(SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1979.

Baca Juga: PP THR dan Gaji ke 13 2023 Resmi Ditandatangani Presiden Jokowi, Cair Bagi Penerima yang Tercantum di Daftar

3. Pemerintah Kabupaten Pamekasan melakukan bimbingan dan pengawasan
terhadap kegiatan tenaga rohaniawan asing yang membantu lembaga
keagamaan di daerah.

4. Pemerintah Kabupaten Pamekasan melakukan bimbingan dan pengawasan
terhadap pelaksanaan kegiatan semua Lembaga-lembaga keagamaan di
daerah yang bergerak di bidang pembinaan, pengembangan dan penyiaran.

Halaman:

Editor: Subaidi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X