VIRAL! 10 Fakta Menarik Jamur Cordyceps Penyebab Wabah Zombie dalam Serial The Last of Us

- Rabu, 25 Januari 2023 | 12:15 WIB
VIRAL! 10 Fakta Menarik Jamur Cordyceps Penyebab Wabah Zombie dalam Serial The Last of Us  (Foto: Twitter/ @wkwklandupdate)
VIRAL! 10 Fakta Menarik Jamur Cordyceps Penyebab Wabah Zombie dalam Serial The Last of Us (Foto: Twitter/ @wkwklandupdate)

SINERGI MADURA - Simaklah informasi mengenai 10 fakta menarik jamur Cordyceps penyebab wabah zombie dalam serial The Last of Us.

Artikel kali ini akan membahas mengenai fakta jamur Cordyceps yang dikisahkan menjadi penyebab awal dari adanya wabah zombie yang mengintai dunia.

Nama Cordyceps muncul pertama kali dan menjadi jamur yang menakutkan dalam serial HBO The Last of Us.

The Last of Us merupakan serial film yang diadaptasi dari game dengan nama yang sama.

Baca Juga: Jakarta Bernasib Buruk dalam Serial The Last of Us Episode 2, Berikut Sinopsisnya!

Film ini mengisahkan tentang kejadian 20 tahun setelah peradaban modern dihancurkan akibat penyebaran infeksi jamur Cordyceps di otak yang mengubah manusia menjadi inang zombie.

Pada episode 1, nama Jakarta Indonesia muncul dalam serial HBO The Last of Us tersebut.

Disebutkan bahwa Jakarta Indonesia menjadi tempat awal mula ditemukannya jamur bernama Cordyceps yang menyebabkan bencana dunia.

Pada episode 2, tampilan Ibu Kota tahun 2003 diperlihatkan. Tidak hanya kota Jakarta saja, tapi aktris senior Indonesia, Christine Hakim dan aktor Yayu A.W. Unru turut tampil dalam episode ini.

Baca Juga: Christine Hakim Bikin Bangga Tampil dalam The Last of Us, Netizen: Standing Applause untuk Oma Christine!

Christine Hakim berperan sebagai ahli mikologi Universitas Indonesia bernama Ibu Ratna, mengungkapkan adanya potensi bencana besar yang akan menghancurkan dunia.

Dia diminta Agus Hidayat yang diperankan Yayu A.W Unru untuk melihat spesimen jamur dan jasad korban yang meninggal di sebuah pabrik tepung dan gabah.

Setelah menginspeksi jasad korban, Ibu Ratna menemukan bahwa jamur tersebut masih hidup di dalam tubuh jasad tersebur.

Ketika Agus Hidayat meminta Ratna untuk mencari vaksin, di situlah kemudian dia memberitahukan sebuah fakta pahit soal masa depan Jakarta.

Baca Juga: VIRAL! Sinopsis Serial The Last of Us Episode 2: Ada Aktris Senior Indonesia, Christine Hakim

Sang ahli mikologi itu menegaskan bahwa tidak ada vaksin yang bisa mengatasi permasalahan yang disebabkan oleh jamur Cordyceps ini.

Satu-satunya cara agar jamur-jamur tersebut mati dan orang-orang yang belum terinfeksi selamat adalah dengan membumihanguskan kota.

Itulah awal mula dari kisah panjang serial HBO The Last of Us.

Setelah muncul dalam serial The Last of Us dan menjadi jamur yang mengerikan, benarkah jamur Cordyceps ada dan memberikan efek yang mengubah manusia menjadi zombie?

Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton The Last of Us Episode 1 Sub Indo Gratis LK21, IndoXXI, dan Rebahin!

Dilansir dari berbagai sumber, berikut sederet fakta mengenai jamur Cordyceps, antara lain:

1. Cordyceps merupakan jamur bersifat parasit

Cordyceps merupakan jamur yang bersifat parasit yang hidup pada tubuh ulat bulu dan mudah ditemukan di Benua Asia.

2. Jamur Cordyceps menjadi bahan tambahan masakan

Jamur Cordyceps yang sudah kering biasanya digunakan sebagai bahan tambahan berbagai masakan, seperti sup atau bubur.

Ada pula yang menjualnya dalam bentuk serbuk yang bisa langsung dinikmati sebagai teh.

3. Jamur Cordyceps menjadi obat herbal

Kandungan antioksidan dan antiradang yang berada di dalam jamur Cordyceps dipercaya membawa beragam manfaat untuk kesehatan.

Oleh karenanya, jamur ini juga kerap diolah menjadi obat herbal berbentuk tablet atau kapsul.

Bahkan, jamur ini telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional di Cina.

4. Meningkatkan performa seksual bagi pria

Sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan mengungkapkan bahwa kandungan cordicepyn dalam jamur ini mampu meningkatkan gairah seksual, stamina saat berhubungan intim, bahkan meningkatkan kualitas sperma.

5. Mengurasi efek dari kemoterapi kanker

Diketahui bahwa salah satu efek terapi kanker yang sering dialami penderitanya adalah leukopenia.

Salah satu studi mengungkapkan bahwa jamur Cordyceps dapat mengurangi efek leukopenia ini.

Namun, studi tersebut baru dilakukan pada hewan. Jika ingin mengkonsumsinya, alangkah baiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

6. Berbahaya dikonsumsi ibu hamil

Jamur Cordyceps dapat mengurangi efektivitas obat pengencer darah dan obat imunosupresan.

Oleh karena itu, wanita hamil atau ibu menyusui juga perlu menghindari konsumsi jamur ini karena belum diketahui keamanannya.

7. Meningkatkan performa olahraga

Jamur Cordyceps dipercaya dapat meningkatkan produksi molekul adenosin trifosfat (ATP), salah satu bentuk energi yang dapat mendukung kinerja otot dan mengatasi kelelahan otot.

8. Menjaga kesehatan jantung

Masyarakat Cina telah lama menggunakan jamur ini untuk meredakan gangguan irama jantung atau aritmia.

Kandungan adenosin dalam jamur ini dipercaya efektif untuk melindungi jantung dari kerusakan dan mendukung kinerja jantung untuk memompa darah.

9. Menurunkan kadar kolestrol jahat

Cordyceps juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

10. Mengatasi penuaan dini dan memperpanjang usia

Cordyceps banyak digunakan peneliti untuk mengatasi penuaan.

Ia memiliki manfaat untuk memperpanjang usia dan meningkatkan kualitas hidup dengan menekan stres oksidatif ke sel, serta mencegah penurunan fungsi tubuh.

Desclaimer: Segala studi mengenai jamur Cordyceps baru dilakukan pada hewan. Maka jika ingin mengkonsumsinya, alangkah baiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Halaman:

Editor: Abd Wakid

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resep Garang Asem Ayam Tanpa Daun Ala Rumahan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:27 WIB

Resep Ayam Woku Kemangi, Hidangan Lezat Khas Manado

Rabu, 1 Februari 2023 | 19:31 WIB

Resep Soto Ayam Santan Rumahan, Sumpah Bikin Nagih!

Selasa, 31 Januari 2023 | 19:22 WIB

Resep Bolu Gulung Panggang Super Lembut, Anti Gagal!

Selasa, 31 Januari 2023 | 18:50 WIB
X