Kasus Kerangkeng Manusia Memasuki Tahap Baru, Anak Bupati Langkat Nonaktif Dipidana 1 Tahun 7 Bulan Penjara

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 15:00 WIB
Ilustrasi kasus dugaan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin, memasuki tahap baru. (PIXABAY)
Ilustrasi kasus dugaan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin, memasuki tahap baru. (PIXABAY)

NASIONAL, SINERGI MADURA - Kasus dugaan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin, memasuki tahap baru.

Diketahui, anak Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin dan rekannya Hendra Surbakti, dijatuhi pidana selama 1 tahun 7 bulan penjara.

Hal ini diputuskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Stabat dalam sidang lanjutan kasus dugaan penyiksaan dan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif.

Baca Juga: Viral! Fakta Pasangan Gagal Menikah di Purwakarta, Pengakuan Sang Wanita Akhirnya Bikin Geram Netizen

Keduanya dinyatakan bersalah atas penyiksaan yang dilakukan hingga menewaskan Sarianto Ginting penghuni kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Dewa Peranginangin dan Hendra selama 1 tahun 7 bulan," ucap ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Stabat, Halida Rahardhini, pada Sabtu, 3 Desember 2022.

"Menetapkan permohonan restitusi sebesar Rp265 juta yang seluruhnya dibebankan kepada terdakwa Dewa Peranginangin," sambungnya

Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN, Forum Human Capital (FHCI) 2022 Batch 2 Dibuka. Cek Cara Daftar dan Persyaratannya!

Menurutnya, vonis yang dijatuhkan terhadap terdakwa tersebut lebih rendah dibanding dengan tuntutan oleh jaksa penuntut, yakni hukuman 3 tahun penjara.

Halaman:

Editor: Edy Mufti Es

Sumber: Instagram @indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X