Korban Gempa Cianjur Bertambah, Sebanyak 62 Orang Meninggal Dunia

- Selasa, 22 November 2022 | 08:02 WIB
Korban Gempa Cianjur, Jawa Barat Bertambah (Inatagram @cianjurtoday)
Korban Gempa Cianjur, Jawa Barat Bertambah (Inatagram @cianjurtoday)

NASIONAL, SINERGI MADURA - Sudah banyak korban jiwa akibat gempa bumi dengan kekuatan M5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022 kemarin.

Diketahui data terakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin pukul 19.34 WIB mencatat 62 orang dinyatakan meninggal dunia, akibat gempa di Cianjur.

Warga meninggal akibat gempa Cianjur tersebar di Desa Rancagoong di Kecamatan Cilau, Desa Limbagansari di Kecamatan Cianjur, dan Kecamatan Cugenang.

Baca Juga: Puncak Ratu di Madura Wajib Anda Kunjungi, Nikmati View di Atas Ketinggian Serasa di Kota Batu Malang

Menurut Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, saat ini tercatat ada 25 orang yang masih tertimbun runtuhan bangunan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Sementara 79 orang lainnya luka-luka.

Dengan demikian, dilaporkan warga yang mengungsi sebanyak 5.389 orang yang tersebar di beberapa titik.

Sementara itu, untuk kerusakan infrastruktur, di Kabupaten Cianjur sendiri tercatat sebanyak 2.272 rumah rusak, 1 unit pondok pesantren rusak berat.

Baca Juga: Wisata Kampoeng Toron Samalem Pamekasan Madura Wajib Anda Kunjungi, Serasa Berada di Negeri Samurai

Serta 1 RSUD Cianjur rusak ringan, 4 unit gedung pemerintah rusak, 3 unit sarana pendidikan rusak, 1 unit sarana ibadah rusak.

Bahkan gempa ini juga menyebabkan longsor yang menutup jalan lintas Provinsi di Kabupaten Cianjur.

Selain di Kabupaten Cianjur, kerusakan infrastruktur juga tercatat di Kabupaten Bogor sebanyak 46 rumah rusak.

Baca Juga: Soal dan Kunci Jawaban UTS Matematika Kelas XII SMA/SMK/MA Paket C Semester 1

Di Kabupaten Sukabumi 443 rumah rusak dan di Kota Sukabumi sebanyak 14 unit rumah rusak.

Hingga dengan peristiwa itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Halaman:

Editor: Edy Mufti Es

Sumber: BNBP Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapan Awal Puasa Ramadhan 1444 Hijriyah?

Selasa, 21 Maret 2023 | 19:49 WIB
X