• Senin, 5 Desember 2022

Cek Fakta: Santri dan Simpatisan Nyatakan Perang Bela Ponpes Shiddiqiyyah Jombang?

- Senin, 11 Juli 2022 | 16:57 WIB
Beredar video berisi dugaan ajakan perang bela Ponpes Shiddiqiyyah Jombang pasca Mas Bechi ditahan Polda Jatim atas kasus pencabulan santriwati (Foto: Istimewa )
Beredar video berisi dugaan ajakan perang bela Ponpes Shiddiqiyyah Jombang pasca Mas Bechi ditahan Polda Jatim atas kasus pencabulan santriwati (Foto: Istimewa )

NASIONAL, SINERGI MADURA - Viral di platform aplikasi perpesanan video diduga berisi ajakan perang membela Ponpes Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Jawa Timur.

Video berdurasi dua menit lima detik itu muncul pasca Mas Bechi ditahan Polda Jatim atas kasus pencabulan terhadap santriwati di ponpes tersebut.

Kasus asusila itu menyeret nama Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi putra pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah, KH Muhammad Mukhtar Mukthi.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria berbaju dan berkopiah warna hitam sedang berorasi di hadapan diduga santri, jemaah dan simpatisan Shiddiqiyyah.

Baca Juga: Film Ranah 3 Warna: Jadwal Tayang di CGV Surabaya Selasa 12 Juli 2022, Lengkap dengan Harga Tiket

Sang orator menyebut bahwa situasi saat ini seperti perang badar yang pernah dialami Rasulullah bersama 313 pasukannya melawan seribu pasukan kafir bersenjata lengkap.

"Seperti itu pula 316 kembali pulang dari perang badar Shiddiqiyyah," kata sang orator  disambut teriakan takbir jemaah seperti didengar Sinergi Madura, pada Senin 11 Juli 2022.

Menurut penyampaian orator, pihak Shiddiqiyyah tidak melakukan penyerangan melainkan diserang. "Kita tidak melawan, merekalah yang memukuli dan menendangi kita," ucapnya.

Selain itu, mereka bertahan untuk harga diri sebagai santri dan membela guru mereka KH Muhammad Muchtar Mu'thi sebagai pucuk pimpinan Pondok Pesantren Shiddiqiyyah.

Baca Juga: Link Streaming Borneo FC vs PSS Sleman, Semifinal Piala Presiden 2022

Halaman:

Editor: Hayat

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X